header-int

Tips dan Trik Saat Skripsi Macet Di Tengah Jalan

Selasa, 21 Apr 2020, 14:01:10 WIB - 137 View
Share
Tips dan Trik Saat Skripsi Macet Di Tengah Jalan

Sebelum menyandang gelar sarjana, ada satu hal yang terasa sangat berat yang harus dilalui, yaitu pembuatan skripsi. Momen inilah yang sangat ditakuti para mahasiswa tingkat akhir, untuk menyelesaikan hal ini banyak yang harus dikorbankan mulai dari tenaga, pikiran, money, bahkan kesehatan juga ikut turun, belum lagi yang bekerja sambil kuliah, pacar yang ambekkan pengen ngajak jalan. Pokoknya rasanya seperti pengen nyebur di laut trus nggak nongol-nongol lagi deh hehehe. Jangan dilakuin ya.

Salah satu hal yang paling dihindari dalam menulis skripsi adalah macet di tengah jalan, apakah karena kerjaan, urusan keluarga, suasana hati yang lagi badmood, atau malah kehabisan ide, bayangin aja harus ngumpulin kata-kata sampai seratusan halaman, nulis messenger izin gak masuk kerja aja ribet. Baiklah, saya akan mencoba berbagi pengalaman saat dihadapkan pada cobaan ini, kok jadi cobaan ya, hehehe.

Yang pertama adalah jangan ragu untuk memulai menulis apa yang ada dipikiran. Jika anda berusaha sempurna alias perfeksionis di awal menulis maka detik ini mimin akan ucapkan mungkin anda sidangnya tunggu tahun depan. Karena pemikiran untuk perfek di awal penulisan akan menghabiskan banyak waktu dan akan mematikan ide-ide yang seharusnya muncul. Masalah perfeknya bahasa atau ide akan muncul sendiri disaat anda melakukan koreksi.

Yang kedua adalah jangan terpaku pada ide besar alias khayalan tingkat tinggi. Maksudnya adalah anda saat ini menulis untuk skripsi bukan tesis atau disertasi, skripsi dengan ide sederhana akan lebih mudah anda selesaikan dan bobotnyapun akan lebih baik daripada anda membuat skripsi dengan ide besar tetapi anda kebingungan mencari bahan dan sumber referensi. Simpan ide besar anda untuk menyongsong tesis dan disertasi nantinya.

Yang ketiga adalah disaat anda sudah tak bisa berpikir atau kehabisan ide, cobalah untuk refreshing sejenak. Kepenatan yang kita alami akan berujung pada kemampuan kita dalam berpikir, semakin banyak tenaga yang anda keluarkan tentunya semakin besar waktu istirahat yang dibutuhkan, jadi metabolism tubuh perlu pendinginan. Cobalah untuk refresing ke tempat yang bertema alam, kemungkinan besar pikiran jadi segar, bahkan terkadang ide-ide malah dapat banyak, ini pengalaman mimin saat macet dalam menyelesaikan skripsi.

Yang keempat adalah saat rasa jenuh atau patah semangat, cobalah untuk memajang foto keluarga terutama ibu dan ayah di meja anda. Walaupun anda kuliah dengan biaya sendiri tetapi saat anda menatap foto orang tua maka anda akan mengingat bagaimana mereka membiayai anda dari TK sampai lulus SMA, sehingga semangat kita akan kembali bahkan lebih besar dari awalnya.

Yang kelima adalah bertemu dengan sesama pejuang skripsi. Saat mengerjakan skripsi kita merasa hanya sendiri dalam luasnya dunia, padahal diluar sana banyak teman seperjuangan anda, cobalah untuk sering berinteraksi atau mengerjakan bersama-sama. Momen seperti ini akan mengurangi rasa jenuh dalam diri anda, tapi jangan saat kumpul malah ngerumpi, bisa-bisa skripsi gak kesentuh.

Yang keenam adalah buang jauh-jauh pikiran tentang sidang pendadaran. Menulis aja belum ini sudah mikirin siding hehehe. Sidang itu urusan kesembilan, tetap fokuskan diri untuk menulis dan mencari referensi. Jika anda fokus pada penulisan tentunya untuk menghadapi sidang anda tidak akan takut, karena apa yang anda tulis akan tersimpan di dalam otak anda.

Yang terakhir adalah buat para jomblowan dan jomblowati, ingat anda sudah berjanji pada seseorang married nya nanti aja kalau sudah lulus. Kelulusan anda tunda berarti anda menambah janji satu tahun lagi, iya kalau yang dijanji bisa sabar, gimana jika dia menghilang? Apa nggak tambah ngenes lagi itu hidup hehehe, untungnya mimin kemarin gak janji ama seseorang.

Sedikit pengalaman saat menghadapi masalah saat mengerjakan skripsi, mudah-mudahan bisa membantu. Tetap semangat dan buat jomblowan jomblowati ingat janji anda.

Editor : I_R

tulisan ini sudah terbit di UC Browser: http://tz.ucweb.com/iiaBs


Video Terkait :

Unidha -
© 2020 Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Syariah Follow Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Syariah : Facebook Twitter Linked Youtube